PEKANBARU, SAIL - Pekanbaru setiap tahun tidak terlepas dari yang namanya banjir. Butuh langkah-langkah konkrit untuk bisa mengatasi banjir yang terjadi di Kota Bertuah iti.

Penanganan banjir sendiri menjadi persoalan yang serius bagi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. Selain itu, untuk bisa menangani banjir itu, butuh proses secara bertahap untuk menanggulanginya.

Terkait itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Saat mengatakan Langkah yang akan diambil oleh pihaknya untuk  mengatasi banjir di Pekanbaru adalah pembenahan diseputar di Jalan Arifin Ahmad.

"Untuk mengatasi banjir ini memang perlu bertahap dan tidak bisa sekaligus mengatasinya," ujar pria yang baru menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR tersebut.

Dikatakan dia, diseputaran jalan tersebut terjadi banjir karena adanya alih fungsi lahan untuk dibangun ruko. Bahkan ruko tersebut juga menutup saluran air.

"Padahal sebelum terjadi pembangunan ruko, saluran airnya sudah bagus. Tapi kita ada solusinya dan kita akan buat crossing-crossing dari Arifin ke Jalan Paus," ujarnya.

Sama dengan jalan Arifin Ahmad, pihaknya juga masih ada masalah di Jalan Paus. Masalah yang ada pada jalan tersebut adalah sama dengan jalan Arifin Ahmad yakni banyak ditutupnya drainase dengan halaman ruko.

"Sehingga drainase yang ada dipinggir jalan harus dibongkar, karena banyak yang ditutup. Kita juga membuatkan desain tersendiri karena jalan itu bukan wilayah kota," jelas Saat.

Pembenahan di jalan tersebut memang menjadi hal yang diprioritaskan oleh Pihaknya. Terlebih lagi dijalan itu banyak tempat makan atau cafe dan memang perlu dilakukan penataan. Jika hal ini terealisasi, maka Jalan Arifin Ahmad akan jadi ikon Kota Pekanbaru.

"Meski demikian masih banyak pemilik gedung yang memahami aturan ketika mereka akan membangun bangunan dengan cara minta izin ke provinsi," jelasnya.

Sehingga, jika itu telah dilakukan oleh pemilik makan tinggal dilakukan realisasinya dilapangan. Terlebih lagi hal itu juga harus dibahas dengan dengan pejabat setempat seperti RT atau RW. 

Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa menerapkan peraturan yang berlaku. Pihaknya akan merealisasikan hal itu karena adanya pertimbangan jalan provinsi dan nasional.

Disisi lain, Dinas PUPR Pekanbaru kedepannya dan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat akan diberi papan nama jalan apakah jalan tersebut kategori jalan nasional atau jalan provinsi.(Adv-Sekretariat/Diskominfo Kota Pekanbaru)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.